Aku tidur, tetapi hati aku bangun.
Posted by
go-blog
Labels:
Kidung Cinta
Aku tidur, tetapi hati aku bangun.
Dengarlah kekasihk mengetuk,
"bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku,
karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam"
Bajuku telah kutanggalkan, apakah aku akan menggenakannya lagi?
kakiku telah kubasuh, apakah aku akan mengotorkannya pula?
Kekasihku memasukkan tangannya melalui lubang pintu, berdebar-debarlah hatiku.
Aku bangun untuk membuka pintu bagi kekasihku,
tanganku bertetesan mur, bertetesan cairan mur jari-jariku pada pegangan kancing pintu.
Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap.
seperti pingsan aku ketika ia menghilang.
Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya.
"bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku,
karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam"
Bajuku telah kutanggalkan, apakah aku akan menggenakannya lagi?
kakiku telah kubasuh, apakah aku akan mengotorkannya pula?
Kekasihku memasukkan tangannya melalui lubang pintu, berdebar-debarlah hatiku.
Aku bangun untuk membuka pintu bagi kekasihku,
tanganku bertetesan mur, bertetesan cairan mur jari-jariku pada pegangan kancing pintu.
Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap.
seperti pingsan aku ketika ia menghilang.
Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



Post a Comment