feedburner

you are beautiful,
you are truly beautiful, eyes like a dove. Look, you are handsome,
really interesting.


Memelihara Tanaman

Labels: ,

Memelihara Tanaman

Kita pasti merasa bila melihat tanaman yang kita tanam dapat tumbuh dengan subur, segar, berbunga, dan berbuah.
Kesemuaanya itu tidak akan menjadi dengan sendirinya jika kita tidak mau memelihara, menyiram, memberi pupuk, menyiangi, dsb.
Jenih payah kita akan mendatangkan kenikmatan.
Jangan mengharapkan orang Kristen baru akan dapat bertumbuh dengan sendirinya,dan turut serta dalam pelayanan jika kita tidak membimbing dan mengarahkan mereka, agar iman mereka bertumbuh.




"Apabila kalian tetap bersatu dengan Aku dan ajaran-Ku tinggal dalam Hatimu, mintalah kepada Bapa apa saja yang kalian mau;...
Kalau kalian berbuah banyak, Bapa-Ku diagungkan; dan dengan demikian kalian betul-betul menjadi pengikut-Ku







Selengkapnya...

Sering banyak orang berbicara tentang perdamaian.

Labels: ,

Sering banyak orang berbicara tentang perdamaian.

Tetapi jika diminta menjadi "juru damai", banyak orang segan untuk melakukanya.
Sebab orang takut berkorban.
Takut dijadikan kambing hitam.
Suatau kali, pada suatu hari, seorang penatua diminta mendamaikan dua warga jemaat bermasalah.






Kemudian datanglah seorang diaken menemuinya.
Diaken itu menganjurkan agar si penatua tak mencampuri masalah kedua warga jemaat tersebut.
Sebab mereka sering bertengkar. Jika ada orang mendamaikan, akhirnya orang tersebut menjadi pelampiasan emosi kedua orang itu.
Penatua itu berbeda pendapat ia tetap melakukan tugas.
Meskipun ia sudah tahu sikap warganya, ucapan diaken itu benar si penatua dijadikan bulan-bulanan.
Seluruh warga jemaat menertawai penatua yang lanjut usia itu.
Sakit hatikah penatua itu? tidak pernah. Malahan ia bersyukur kepada ALLAH, karena telah melakukan tugasnya dengan baik.
Peristiwa itu lama berselang. tak seorangpun mengigatnya lagi. Malahan kedua orang yang bersengketa itupun sudah melupakannya.
Namun mereka masik saling marahan.
Keadaan berubah. si Penatua reantah itu meninggal dunia.
Di sisi keranda almarhum, semua mata tertuju; karena kedua orang itu sedang berpelukan sambil menangis.
Mereka tidak menangisi kepergian orang tua itu. tetapi mereka menyesali diri.
Mengapa mereka tidak berdamai sebelum rang tua itu kembali ke sisi TUHAN.
Sejak kejadian itu kedua orang tadi hidup dalam perdamaian.
memang benar. segala sesuatu akan terjadi ketika orang yang dicintai sudah tiada.

Selengkapnya...

Seperti Kambing Jantan

Labels: ,

Seperti Kambing Jantan

Kita pasti tahu yang namanya kambing jantan.
Tahukah anda, kalau kambing jantan adalah binatang yang totol dan sangat suka berkelahi sampai babak belur?
meskipun sudah luka-luka, seekor kambing jantan akan berkelahi terus, tanpa memperpedulikan nyawanya.



Namun anehnya, manusia suka meniru tingkah laku kambing jantan ini.
meskipun sudah tahu tidak akan mendapat apa-apa dari pertengkaran, namun manusia suka bertengkar dan berkelahi.
dan biasanya, orang yang suka berkelahi dalah mereka yang tidak mampu mengendalikan atau menguasai dirinya, sehingga mudah terbawah emosi.
padahal jelas orang yang tidak bisa mengedalikan diri akan menghancurkan dirinya sendiri.
Orang-orang yang mencintai pertengkaran adalah orang yang bodoh.
kita sebagai anak-anak terang jangan libatkan diri kita dalam pertengkaran atau perkelahian.
jangan menjadi batu sandungan sebaiknya kita menjadi terang disetiap kehidupan kita dimana pun kita berada

Selengkapnya...

Lebih Dari Permata

Labels:


Papa aya punya suatu kebiasaan yang membuat kami sekeluarga kurang nyaman.
Setiap kali mama sakit papa bawaannya marah dan sangat sensitive.
Hal-hal kecil saja bias membuatnya begitu emosional.
Begitu pula kalau mama berpergian untuk beberapa hari.
Papa akan menjadi sangat gelisa dan panic meski dirinya bias mengurus semua keperluan keluarga.
Dan ternyata kebiasaan papa tersebut tidak hilang sampai sekarang.

Beberapa tahun yang lalu waktu saya pulang kampong dan menginap di rumah adik saya ada suatu peristiwa yang cukup menggelitik hati saya mungkin karena kangen dan tidak ingin menyia-yiakan kesempatan berkumpul dengan saya mama pun jadi ikut-ikutan nginap di rumah adik.
Sore hari saat kami sedang memasak di dapur,tiba-tiba papa muncul seperti ada yang hilang jika tidak ada mama di sampingnya.
Kami juga anak-anak memang sangat kagum sama mama dalam keadaan sukar ia selalu tegar dan sabar setiapkali papa emosi.
ia tenang penuh perhatian dan selalumemberi yang terbaik buat kami anak-anaknya.Bagi kami mama adalah permata yang sangat berharga.
Betapa bahagia jika kita berhasil menjadi sosok yang berkualitas dalam keluarga.
Ini suatu hal yang terindah dan sangat mahal harganya, melebihi permata sekali pun.
Dalam FIrman Tuhan pun mencatat,seorang wanita harus bernilai dan menjadi kesayangan dalam keluarga.
Dan hal tersebut hanya dapat menjadi kenyataan, bila kita berhasil menjalankan tanggung jawab kita sebagai wanita dalam keluarga.
Seorang wanita memiliki peran yang sangat besar dalam keluarga, tidak salah jika ada pepatah yang mengatakan bahwa di belakang pria sukses ada wanita yang hebat.
Pastikan wanita hebat itu adalah anda.

{istri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata (amsal 31:10)}

Selengkapnya...

Run-away bunny (KElinci Yang Kabur)

Labels:

Run-away bunny (Kelinci Yang Kabur)

Seekor anak kelinci berkata kepada ibunya bahwa ia memutuskan kabur dari rumah.
"kalau kamu kabur" kata ibunya, "aku akan mengejarmu karena kamu adalah kelinci kecilku"
selanjutnya sang ibu berkata, jika anaknya menjadi ikan di sungai, ia akan menjadi nelayan yang akan menangkapnya.
Jika sang anak menjadi bocah lelaki, ia akan menjadi ibu manusia yang akan merengkuh dan memeluknya.
Apa pun yang dilakukan anaknya, meski anaknya tetap bersikeras, sang ibu takkan pernah berhenti mengejarnya.

"Huh," kata si anak kelinci, "kalau begitu lebih baik aku tinggal di sini saja dan menjadi kelinci kecil ibu".
"Nah, kalau begitu makanlah wortel ini," sahut si ibu.
Dari sepengal cerita dari Margaret wise Brown yang terkenal dengan buku cerita anak-anak,
mengigatkan tentang perkataan Daud dalam Mazmur " ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, kemana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana,
Jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau.
jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
maka dari itu mari kita bersyukur kepada Allah atas kasih-Nya yang tak berkesudahan bagi kita.Dia akan terus menerus hadir, menyertai dan membimbing kita

Selengkapnya...

Timangan Kasih Sayang

Labels:

Di sebuah pasar, saya pernah melihat seorang ibu srdang menimang-nimang anaknya.
Anak itu tidak begitu rupawan.
Tetapi karena ibu itu sangat menyayangi anaknya, ditimang-timangnya anak itu dengan penuh kasih sayang.
Sungguh, pada waktu itu saya tertegun.

Saya merenungkan cinta kasih Allah yang begitu besar, yang telah dilimpahkan-Nya kepada saya.
Saya menyadari bahwa saya juga tidak rupawan dan tidak pandai.
Masa mudah saya benar-benar tidak menyenangkan Tuhan, tetapi saya tetap ditimang Tuhan.
Dosa saya diampuni.
Dan saya diberi kesempatan untuk memuliakan nama-Nya, sesuai dengan yang bisa saya lakukan.
Menurut pandangan banyak orang, saya tidak terlalu istimewa,tetapi TUhan menganggap saya istimewa dan menyayangi saya.
Sama seperti anak kecil itu, tidak terlalu istimewa di mata orang lain.
Tetapi di mata yang mengasihinya, ia menjadi amat berharga

Selengkapnya...

Cerita Tentang Ikan Salem

Labels: ,

Ikan salem adalah salah satu jenis ikan laut yang unik.
Jika hendak bertelur, ikan-ikan itu berbondong-bondong mudik ke tempat kelahirannnya dulu,
jauh di pegunungan.

Perjalanan dalam rangka menunaikan tugas sucinya itu perlu pengorbanan.
Arus yang deras, ombak yang besar, batu-batu karang yang keras, terkaman binatang pemangsa, dan segala macam rintangan lainya.
Untuk sampai tujuan, ikan-ikan itu juga harus berjuang melompati jeram atau air terjun yang tegak lurus atau bendungan yang tinggi.
Maka ikan-ikan itu harus tancap gas supaya bisa berenang dengan kecepatan 30 kilometer perjam, ngebut! ini dimaksudkan supaya ia punya daya lompat setinggi 3,5 meter! bayangkan!
Namun kesulitan yang amat besar tidak mengurungkan niat ikan-ikan itu untuk bertelur.
Telur-telur itu akan menetaskan generasi penerus.
Telur-telur yang sudah menetas akan mempertahankan eksistensi mereka.
Itulah pengharapan yang ada di dalam naluri ikan-ikan tersebut.
Pengharapan adalah daya tarik yang dapat memberikan kita kekuatan.
akan tetapi, ingatlah! setiap orang tidak dapat hidup hanya dengan harapan tanpa perbuatan.


Selengkapnya...

Duduklah tertegun

Labels:

Duduklah tertegun di tanah para tua-tua putri Sion,
mereka menabur abu di atas kepala,
dan mengenakan kain kabung. Dara-dara Yerusalem
menundukkan kepalanya ke tanah.
Mataku kusam dengan air mata,
remuk redam hatiku,
hancur habis hatiku
karena keruntuhan putri bangsaku,
sebab jatuh pingsan kanak-kanak dan bayi
di lapangan kota.
kepada ibunya mereka bertanya,
mana roti dan anggur?
sedang mereka jatuh pingsan
seperti orang yang gugur
di lapangan-lapangan kota,
ketika menghebuskan nafas di pangkuan ibunya.
apa yang dapat kunyatakan kepadamu, dengan apa aku dapat menyamakan engkau,
ya putri Yerusalem?
dengan apa aku dapat membandingkan engkau untuk dihibur,
ya dara , putri Sion?
karena luas bagaikan laut reruntuhanmu,
siapa yang akan memulihkan engkau? Selengkapnya...

Dalam murka yang menyala-nyala

Labels:

Dalam murka yang menyala-nyala Ia mematahkan, segala tanduk Israel,
menarik kembali tangan kanan-Nya,
pada waktu si seteru mendekat,
membakar Yakub laksana api yang menyala-nyala,
yang menjilat ke sekeliling,
Ia membidikkan panah-Nya seperti seorang seteru,
dengan mengacungkan tangan kanan-Nya seperti seorang lawan
membunuh segala yang menyenangkan mata dalam kemah putri Sion,
memuntahkan geram-Nya seperti api. Selengkapnya...

Pedih hatiku

Labels:

Biarlah segala kejahatan mereka datang ke hadapan-Mu,
dan perbuatlah kepada mereka,
seperti Engkau telah perbuat kepadaku,
oleh karena sagala pelanggaranku,
karena banyaklah keluh kesahku,
dan pedih hatiku
Selengkapnya...

Dengarlah bagaimana keluh kesahku

Labels:

Dengarlah bagaimana keluh kesahku,
sedang tiada penghibur bagiku,
seteru-seteruku mendengar tentang kecelakaanku,
mereka gembira karena Engkau
yang mendatangkannya,
Datanglah kiranya hari yang telah Engkau umumkan itu,
dan biarlah mereka menjadi seperti aku, Selengkapnya...

Aku memanggil kekasih-kasihku

Labels:

Aku memanggil kekasih-kasihku,
tetapi mereka memperdayakan aku,
imam-imamku dan para tua-tuaku,
telah mati semuanya di kota,
tatkala mencari makan bagi dirinya
untuk manyambung hidupnya. Selengkapnya...

karena ini aku menangis,

Labels:

karena ini aku menangis,
mataku mencucurkan air,
karena jauh dari padaku penghibur yang dapat menyegarkan jiwaku,
bingunglah anak-anakku,
karena terlalu kuat si seteru Selengkapnya...

Betapa hina aku ini!

Labels:

Berkeluh kesah seluruh penduduknya,
sedang mereka roti,
harta benda mereka berikan ganti makanan,
untuk menyambung hidupnya,
lihatlah, ya TUHAN, pandanglah, betapa hina aku ini!
Selengkapnya...

Pada malam hari

Labels:

Pada malam hari tersendu-sendu ia menangis,
air matanya bercucuran di pipi,
dari semua kekasihnya,
tak ada seseorangpun yang menghibur dia,
semua temannya mengkhianatinya,
mereka menjadi seterunya.
Selengkapnya...

Betapa terpencilnya kota itu

Labels:

Ah, betapa terpencilnya kota itu,
laksana seseorang jandalah ia,
yang dahulu agung di antara bangsa-bangsa
yang dahulu ratu di antara kota-kota,
sekarang menjadi jajahan.
Selengkapnya...

Lihatlah

Labels:

Lihatlah, cantik engkau,
manisku, sungguh cantik engkau,
bagaikan merpati matamu.
Lihatlah, tampan engkau,
kekasihku, sungguh menarik,
sungguh sejuk petiduran kita
Selengkapnya...

Semoga kekasihku datang

Labels:

Bangunlah, hai angin utara,
dan marilah, hai angin selatan,
bertiuplah dalam kebunku,
supaya semerbaklah bau rempah-rempahnya.
Semoga kekasihku datang ke kebunnya,
dan makan buah-buahnya yang lezat
Selengkapnya...

Kusimpan bagaimu kekasihku!

Labels:

Semerbak bau buah dudaim;
dekat pintu kita ada pelbagai
buah-buah yang lezat,
yang telah lama dan yang baru saja dipetik.
itu telah kusimpan bagaimu kekasihku! Selengkapnya...

Betapa cantik,

Labels:


Betapa cantik,
betapa jelita engkau,
hai tercinta di antara segala yang disenangi

Mari, kekasihku, kita pergi ke padang,
bermalam di antara bunga-bunga pacar!
Mari, kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur

dan melihat apakah pohon
anggur sudah berkuncup,
apakah sudah mekar bunganya,
apakah pohon-pohon delima
sudah berbunga!
Disanalah aku akan memberikan
cintaku kepadamu!
Selengkapnya...

Kemurahan-Nya

Labels:

Tetapi mereka menjadi berkurang dan membungkuk
oleh sebab tekanan celaka dan duka
Ditumpahkan-Nya kehinaan ke atas orang-orang termuka,
dan dibuat-Nya mereka mengembara di padang tandus yang tiada jalan;
tetapi orang miskin dibentengi-Nya terhadap penindasan,
dan dibuat-Nya kaum-kaum mereka seperti domba banyaknya
Orang-orang benar melihatnya, lalu bersukacita,
tetapi segala kecurangan tutup mulut.
Siapa yang mempunyai hikmat?
Biarlah ia berpegang pada semuanya ini,
dan memperhatikan segala kemurahan-Nya Selengkapnya...

Kekuatan cinta

Labels:

Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta,
sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya.
sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta,
namun ia pasti akan di hina
Selengkapnya...

Meterai pada hatimu

Labels:


Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu,
seperti meterai pada lenganmu,
karena cinta kuat seperti maut,
kegairahan gigih seperti dunia orang mati,
nyalanya adalah nyala api,
seperti nyalah api TUHAN!
Selengkapnya...

Siapakah dia

Labels:

Siapakah dia yang muncul dari padang gurun,
yang bersandar pada kekasihnya?
Di bawah pohon apel kubangunkan engkau,
di sanalah ibumu telah mengandung engkau,
dan melahirkan engkau. Selengkapnya...

Kiranya

Labels:

Kiranya ia mencium aku dengan kecupan!
Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur,
harum bau minyakmu,
bagaikan minyak yang tercurah namamu,
oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadamu
Selengkapnya...

Elok wajahmu

Labels:

Perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu!
Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu Selengkapnya...

Sungguh cantik engkau

Labels:

Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau!
Bagaikan merpati matamu di balik telekungmu
Engkau cantik sekali, manisku, tak ada cacat cela padamu.
Turunlah kapadaku dari gunung Libanon, pengantinku,
datanglah kapadaku dari gunung Libanon,
turunlah dari puncak Amana, dari puncak Senir dan Hermon,
dari liang-liang singa, dari pegunungan tempat macan tutul!
Engkau mendebarkan hatiku, dinda, pengantinku,
Engkau mendebarkan hati dengan satu kejapan mata Selengkapnya...

Aku tidur, tetapi hati aku bangun.

Labels:

Aku tidur, tetapi hati aku bangun.

Dengarlah kekasihk mengetuk,
"bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku,
karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam"
Bajuku telah kutanggalkan, apakah aku akan menggenakannya lagi?
kakiku telah kubasuh, apakah aku akan mengotorkannya pula?
Kekasihku memasukkan tangannya melalui lubang pintu, berdebar-debarlah hatiku.
Aku bangun untuk membuka pintu bagi kekasihku,
tanganku bertetesan mur, bertetesan cairan mur jari-jariku pada pegangan kancing pintu.
Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap.
seperti pingsan aku ketika ia menghilang.
Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya.
Selengkapnya...

Cinta pada pandangan pertama

Labels:

Cinta pada pandangan pertama

Walaupun filem, buku, dan media massa sering menyebut-nyebut tentang cinta pada pandangan pertama, banyak orang yang berpendapat bahwa perkara ini hanya membesar-besarkan romantisme dan sangat jarang terjadi pada kehidupan sehari-hari. Mereka berpendapat bahwa akan sulit mencintai seseorang yang kepribadiannya belum dikenal pasti secara lebih jauh dan dalam. Ketertarikan memang tidak boleh begitu saja disamakan dengan cinta, jika memikirkan betapa cinta melibatkan emosi yang lebih dalam.

Budaya pop, terutama media massa lebih memusatkan perhatian pada cinta romantis, sehingga mempengaruhi banyak orang untuk berfikir bahwa inilah bentuk cinta sejati yang harus dimiliki setiap pasangan. Pada kenyataannya, menurut para pakar, cinta yang romantis hanyalah bahagian awal dari sebuah perjalanan panjang, dan banyak orang justru melakukan kesalahan fatal pada tahap ini. Tahap cinta berikutnya, walaupun tidak seintim cinta romantis, biasanya lebih dalam, lebih membahagiakan dan tentu saja lebih terasa nyaman kerana sudah mengenali pasangannya dengan lebih baik. Untuk mencapai tahap ini tentunya diperlukan waktu yang lebih lama, kerana dalam waktu tertentu itu pasangan boleh saling belajar baik tentang dirinya sendiri maupun pasangannya.

Jatuh cinta pada pandangan pertama dapat menjadi titik tolak dari perjalanan menuju cinta yang lebih jauh. Tapi sekali lagi, perkara ini boleh menjadi bahaya. Kerana pada awalnya kita sering mengira bahwa ketertarikan sama dengan cinta, tidak sedikit jumlahnya remaja yang tersilap dan menyerahkan segala-galanya kepada pasangannya kerana merasakan bahwa inilah cinta sejatinya. Selengkapnya...