Duduklah tertegun
Posted by
go-blog
Labels:
Ratapan
Duduklah tertegun di tanah para tua-tua putri Sion,
mereka menabur abu di atas kepala,
dan mengenakan kain kabung. Dara-dara Yerusalem
menundukkan kepalanya ke tanah.
Mataku kusam dengan air mata,
remuk redam hatiku,
hancur habis hatiku
karena keruntuhan putri bangsaku,
sebab jatuh pingsan kanak-kanak dan bayi
di lapangan kota.
kepada ibunya mereka bertanya,
mana roti dan anggur?
sedang mereka jatuh pingsan
seperti orang yang gugur
di lapangan-lapangan kota,
ketika menghebuskan nafas di pangkuan ibunya.
apa yang dapat kunyatakan kepadamu, dengan apa aku dapat menyamakan engkau,
ya putri Yerusalem?
dengan apa aku dapat membandingkan engkau untuk dihibur,
ya dara , putri Sion?
karena luas bagaikan laut reruntuhanmu,
siapa yang akan memulihkan engkau?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



Post a Comment