Timangan Kasih Sayang
Di sebuah pasar, saya pernah melihat seorang ibu srdang menimang-nimang anaknya.
Anak itu tidak begitu rupawan.
Tetapi karena ibu itu sangat menyayangi anaknya, ditimang-timangnya anak itu dengan penuh kasih sayang.
Sungguh, pada waktu itu saya tertegun.
Saya merenungkan cinta kasih Allah yang begitu besar, yang telah dilimpahkan-Nya kepada saya.
Saya menyadari bahwa saya juga tidak rupawan dan tidak pandai.
Masa mudah saya benar-benar tidak menyenangkan Tuhan, tetapi saya tetap ditimang Tuhan.
Dosa saya diampuni.
Dan saya diberi kesempatan untuk memuliakan nama-Nya, sesuai dengan yang bisa saya lakukan.
Menurut pandangan banyak orang, saya tidak terlalu istimewa,tetapi TUhan menganggap saya istimewa dan menyayangi saya.
Sama seperti anak kecil itu, tidak terlalu istimewa di mata orang lain.
Tetapi di mata yang mengasihinya, ia menjadi amat berharga



Post a Comment